Showing posts with label travel. Show all posts
Showing posts with label travel. Show all posts

Saturday, 26 December 2009

Sedikit spirit bulan puasa dalam suasana Natal

Ini apa sih, lagi suasana natal kok malah cerita soal bulan puasa. Hehehe... Gapapa ya, gw ingin berbagi cerita soal lebaran kemarin.
Ini kedua kalinya gw lebaran sendirian, jauh dari keluarga. Dan anehnya, perasaan gw biasa aja. Ga ada nangis-nangis, kangen roti kirey, kangen keluarga, dsb. Yah teuteup sih kangen sama Mama, Papa, Dimas and all, pingin sungkem rasanya, tapi ya biasa aja. Keluarga besar Usman Uda? Ya kangen sih, tapi ya udahlah taun depan Insya Allah bisa ketemu lagi.
Dan lebih jedangnya lagi, gw lupa kalo hari itu lebaran.
Gw merasa sedikit murtad.
 
Tapi di satu sisi, gw mengalami pengalaman spiritual yang ga mau gw tukar dengan hal apapun.
Hidup bukan di lingkungan budaya Indonesia membuat gw menikmati Ramadhan dengan cara gw sendiri. Ga terhitung berapa malam gw bangun sendirian di tengah malam dan manasin makanan lalu menyantapnya sambil nonton Euronews. Waktu buka puasa pun gw lalui sendiri, minum teh anget lalu makan kurma dan pudding atau apapunlah. Biasanya dilalui sambil main game atau baca blog orang-orang. Ga banyak ajakan buka bersama karena teman-teman gw disini banyak yang non-muslim. Kadang kalo kita makan bareng-bareng, temen-temen gw heran, anak ini kok makan dessertnya duluan baru makan nasi. Yup, terus terang, dibandingkan taun lalu dimana gw lebih banyak merasakan suasana lebaran dengan Indonesia community disini, taun ini gw bener-bener, sendiri.
Puasa gw banyak batalnya. Selain karena fieldwork (gw ga mau pingsan saat manjat padang batuan Carboneras), sinus gw kambuh dan juga sangat berat buat gw puasa 17 jam. Tapi dari segelintir puasa yang gw rasakan disini, gw senang bisa puasa. Rasanya tak terlukiskan. Yeah, terserah deh mau dibilang apapun juga. Tapi ini salah satu pengalaman spiritual gw yang ingin gw catat.

Ga ada yang lebih nikmat saat malam hari gw menamatkan 11 rakaat tarawih. Rasanya penuh menyeluruh (minjem istilah mbak-mbak terkenal). Dan saat gw memanjatkan doa pada Allah, rasanya seperti bertukar mimpi dengan seseorang yang punya visi. Seorang yang mencourage gw untuk terus maju, mengaminkan keinginan dan berkata semuanya akan baik-baik saja, besok kita ngobrol lagi ya. Ya ampun rasanya enak banged. Dan semua makanan terasa nikmatnya, walaupun tau sendirilah gw kalo masak campur-campur rasanya ga jelas.
Hikmah Ramadhan buat gw adalah saat gw mendekat lagi pada Tuhan. Kemana aja gw selama ini? Tenggelam dalam berbagai kesibukan, mencintai hidup berbagai rupa juga mencoba berpikir dan berkarya. Tentu saja selalu berusaha merasa bahagia di tengah padatnya kesibukan dan selingan derita PMS. Tapi kadang kebahagiaan itu sangat sederhana, hadir dalam bentuk hati yang mencintai dzat tidak kasat mata.

Maka dari itu, walaupun gw lupa lebaran jatuh pada tanggal 20 September, tidak ada gema takbir dan perayaan apapun di sekitar gw, namun rasanya hati gw saat itu sangat meriah. Gw teringat hari itu lebaran saat mengecek hp gw sebelum membereskan DGPS dan mengangkutnya ke mobil, terus gw bilang ke temen-temen gw kalo hari itu lebaran. Mereka berpandang-pandangan seolah, apa sih lebaran itu? Salah seorang dari mereka nyeletuk, “So tonight we’ll have a sugarcane party.” Terus gantian gw pasang ekspresi bengong, sejak kapan lebaran ada sugarcane party? Tapi terus ya kita berangkat aja ke field seperti biasa.
Saat waktunya menyendiri di atas surga geologi Carboneras gw kepikiran lagi, eh iya hari ini kan lebaran. Gw merasa tenang sekaligus merindukan bulan Ramadhan dan pengalaman spiritual gw. Mendekatkan diri dengan Tuhan kadang memang butuh sedikit personal. Satu yang kadang terlupakan saat gw berlebaran di Indonesia. Terlalu banyak ritual kampung kita itu yang seringkali membuat kita lupa akan esensi bulan puasa.

Oh ya, saat Ramadhan ini gw tiba-tiba kedatangan teman yang gw juluki my spiritual brother. Dia tidak beragama tapi begitu mencintai Tuhan. Dia menemani gw sholat sambil meditasi. Dia belikan gw kurma walaupun masih belum bisa ikutan sahur. Kadang saat malam tiba, kami duduk bersisian, kembali menikmati teh, minuman favorit kita itu sambil cerita-cerita pengalaman saat shalat dan meditasi. Gw selalu terpesona, bagaimana kita memuja Tuhan dengan cara yang berbeda.

Hey hey, selama bulan puasa ini gw berhasil membuat udang goreng mayonnaise, brokoli saus kari dan feta, dan nasi pecel. Lho kok cuman sedikit ya? Hehehe. Sisanya nasi + ceplok telor + kecap manis yang diklaim sebagai makanan favorit padahal mah skill terbatas. Hihihihi.   

Monday, 22 June 2009

Real blue of real Madrid




You can never go wrong with a blue sky :)

I don't drink Grenadine syrup in Granada




A lot late! But I guess I have to share you this collection, because the place is simply breathtaking. Every scene, building, craving, park, even a smallest detail of arabic letter decoration made you say "Subhanallah.."
In Europe but feels like thousand miles away. A great escapade :)

Monday, 20 April 2009

Deep Purple Sky




Somewhere near Barcelona, I was hypnotized by the medieval picturesque town. The sky was as purple as deep and the river was blinking in silvery tone. Have been keeping the photos collection in my hard drive, now it is time to reveal the beauty. Enjoy the wine color in and outside your door.

Na, the fact is I was just too lazy to upload them :P

Saturday, 18 April 2009

Sunday, 11 January 2009

Venice




I'm kinda dissapointed with because the sun is not friendly here. And just because tourist doesn't like to see other tourist, I pouted a little. But hey, me and her, we have fun all the time. Mental note: you should do a field study before creating song lyrics. Otherwise it becomes misleading. Or else, simply cheesy.

Bulan madu di Itali
Kita naik gondola
Menyusuri sungai cinta
Ah asik berdua --> ga mungkin berdua karena pasti ada mas-mas gondola-nya

Tuesday, 6 January 2009

Piran of the Slovenian




Great lunch. Fishermen village. Lovely weather. Adriatic sea. The best companion. Smooth ride. Again, Adriatic sea.
They are enough to make me fall. In love.

It feels so good to be reunited.

Saturday, 13 December 2008

If a Sea Could Launch a Thousand Ships




...
then where am I to go?
there's no one home but you
..

Oh, beib, pulang ke kampung Bira yuuuukkk...

Thursday, 4 December 2008

D and E in Delft




Sebenernya ini sudah terjadi sebulan yang lalu. Weks, baru sebulan ya? Perasaan kok udah lama banged. Hehhe... Tapi akibat menghindari terlalu lama mengutak-atik foto, maka baru sekaranglah bisa ditampilkan.
Ternyata Delft cukup ndeso, terbukti dengan adanya seekor babi berkeliaran di city centre. Ga heran Ewi betah, mengingat kampung halamannya di Nias dulu.
Walaupun kayaknya lebih kampung Enschede yang tanpa babi.

Dusseldorf Night Life




Turn on the light and we'll have some fun!

Sunday, 19 October 2008

Amsterdam equals A lot of fun!




On Saturday I went to Amsterdam with almost all new students from my university. PP. Had a really good time. All about Boat tour - lunch at Los Latinos - Sex Museum - Madame Tussaud Museum - Red Light Districts - Amusement Park - and a bus ride back to Enschede. I didn't take a lot of pictures but I definitely had fun taken my pictures by the others. Special to my photographer, Jun from Thailand.

Sunday, 12 October 2008

D is for Den Haag Trip




We went to Den Haag. For nothing in particular but lontong, kari, ketupat dan peruntungan perjodohan. I came for the train ride and want to explore another city. But it was very windy so a cup of hot caffe latte was preferable for this day. Hehe..

Tuesday, 16 September 2008

Radio Departure




It's been 12 hours of overrated mixed feelings.
It's about the next adventure, moving on and new challenges.
But it was also three days full of tears, the uncontrollable mellow feeling, and the love for all of you.

Gonna miss you, all.
Also, welcome..

Tuesday, 29 April 2008

Belitung, the Amazing Blue Album




The next two days we wandered around the island. Found an inspirative lighthouse and a great place to duck in. Got our skin very much tanned and our hearts warmed. This holiday, it has been giving me the sickest post holiday syndrome. I wish I could go back here again, someday. Join me?

All pictures, without my self, are taken by me.
The rest are credit to Rio.

Monday, 28 April 2008

Belitung - Tanjung Tinggi, so heavenly




At the first two nights, I stayed at Tanjung Tinggi where it has white sandy beaches, clear turqoise blue water and whale size rocks. Luckily, the room was half priced. We had breakfast on beach side. We wandered on barefeet on white sand as far as we could. We took pictures and never tired saying how lovely this place is. Holiday couldn't get any better than this.

All pictures without my self appeared on them are taken by me, except noted.
The rest are taken by Rio.

Thursday, 24 April 2008

Belitung - Preview




Life blogging and I'm so sick of those stuffs. But I just can not control my self to tell you that... guys, I've been hypnotized by this mistically beautiful place.